makalah visual basic

BAB I
MAKALAH
PENGENALAN VISUAL BASIC

DISUSUN
O
L
E
H
ATAN PRIYONO
NPM : ( 10201128 )

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN
KOMPUTER ( STMIK ) PRINGSEWU
TAHUN AKADEMIK 2010
KATA PENGANTAR

Bismillahirrohmannirrohim.
Dengan mengucapkan do’a dan puji syukur kehadirat Allah SWT serta sholawat serta salam tercurahkan ke junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Pengenalan Visual Basic ini.
Adapun penulisan makalah ini dapat terselesaikan berkat bantuan dari segala pihak yang membantu terselesaikannya makalah ini.

Maka dari itu penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Nur Aminudin, S.Kom, selaku dosen pengampu mata kuliah Bahasa Pemrograman Visual Basic.
2. Teman – teman yang membantu dan mendorong serta memberikan informasi yang sangat diperlukan dalam penyusunan makalah ini sehingga makalah ini dapat terselesaikan.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kesalahan dan kekurangan. Maka dari itu penulis mengharapkan sumbangan pikiran, pendapat serta saran – saran yang berguna demi penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca.

Pringsewu, 29 Desember 2010
Penulis,

atan priyono

DAFTAR ISI

Halaman Judul i
Kata pengantar ii
Daftar isi iii

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Tujuan 1
1.3. Pembahasan Masalah 1

BAB II PEMBAHASAN
2.1. Mengenal Visual Basic 6.0 2
2.2. Memulai Visual Basic 3
2.3. Tampilan Awal Visual Basic 6.0 6
2.4. Komponen – komponen dari lingkungan kerja Visual Basic 6.0 6

BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan 14
3.2. Saran 14
Daftar Pustaka 15

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari, dengan teknik pemrograman visual yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. Ini terlihat dari dasar pembuatan dalam visual basic adalah form, dimana pengguna dapat mengatur tampilan form kemudian dijalankan dalam script yang sangat mudah.

1.2. Tujuan
Tujuan penyusunan makalah ini adalah untuk mengetahui atau lebih mengenal lagi tentang Bahasa Pemrograman Visual Basic. Selain itu juga untuk mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memakai Bahasa Pemrograman Visual Basic tersebut. Sehingga dapat memahami betapa pentingnya Mata Kuliah ini.

1.3. Pembahasan Masalah
Bahasa Pemrograman saat ini banyak dipakai pada suatu perusahaan atau Mata Kuliah. Visual Basic 6.0 sebetulnya perkembangan dari versi sebelumnya dengan beberapa penambahan komponen yang sedang tren saat ini, seperti kemampuan pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic HyperText Mark Language), dan beberapa penambahan fitur database dan multimedia yang semakin baik. Sampai saat buku ini ditulis bisa dikatakan bahwa Visual Basic 6.0 masih merupakan pilih pertama di dalam membuat program aplikasi yang ada di pasar perangkat lunak nasional.

BAB II
PENGENALAN VISUAL BASIC

2.1. Mengenal Visual Basic 6.0
Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh orang yang baru belajar membuat program. Hal ini lebih mudah kagi setelah hadirnya Microsoft Visual Basic, yang dibangun dari ide untuk membuat bahasa yang sederhana dan mudah dalam pembuatan scriptnya (simple scripting language) untuk graphic user interface yang dikembangkan dalam sistem operasi Microsoft Windows.
Ledakan pemakaian Visual Basic ditandai dengan kemampuan Visual Basic untuk dapat berinteraksi dengan aplikasi lain di dalam sistem operasi Windows dengan komponen ActiveX Control. Dengan komponen ini memungkinkan penguna untuk memanggil dan menggunakan semua model data yang ada di dalam sistem operasi windows. Hal ini juga ditunjang dengan teknik pemrograman di dalam Visual Basic yang mengadopsi dua macam jenis pemrograman yaitu Pemrograman Visual dan Object Oriented Programming (OOP).
Visual Basic 6.0 sebetulnya perkembangan dari versi sebelumnya dengan beberapa penambahan komponen yang sedang tren saat ini, seperti kemampuan pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic HyperText Mark Language), dan beberapa penambahan fitur database dan multimedia yang semakin baik. Sampai saat buku ini ditulis bisa dikatakan bahwa Visual Basic 6.0 masih merupakan pilih pertama di dalam membuat program aplikasi yang ada di pasar perangkat lunak nasional. Hal ini disebabkan oleh kemudahan dalam melakukan proses development dari aplikasi yang dibuat.

2.2. Memulai Visual Basic
Setelah menginstal program Visual Basic 6.0, kita dapat memulai dengan tombol Start yang ada pada task bar pada Windows. Berikut langkah-langkahnya secara lengkap.
1. Tekan tombol Start dari Task bar pada Windows.
2. Pilih All Programs, dan arahkan ke pilihan Microsoft Visual Studio 6.0 dan klik pada pilihan Microsoft Visual Basic 6.0.

Gambar 1.1 Membuka Program Visual Basic 6.0

3. Setelah berhasil menjalankan Visual Basic untuk yang pertama kalinya, Anda akan melihat tampilan logo Visual Basic 6.0 dan tak lama kemudian akan muncul kotak dialog berikut.

Gambar 1.2 Kotak Dialog New Project

4. Kotak dialog tersebut meminta konfirmasi kepada Kita untuk memilih tipe proyek yang ingin Kita buat. Dalam hal ini, pilih tipe proyek VB Enterprise Edition Constrols. Tekan tombol Open untuk melanjutkan.

Gambar 1.3 Kotak Dialog Pemilihan Tipe Proyek

5. Dengan pemilihan tipe VB Enterprise Edition Controls di atas, seorang pengguna tidak perlu lagi menambahkan komponen – komponen yang diperlukan. Hal itu karena pada tipe proyek tersebut sudah menyediakan komponen-komponen secara lengkap. Tekan tombol Open untuk melanjutkan.
6. Setelah menekan tombol Open, akan muncul sebuah layar program Visual Basic dengan disertai komponen-komponen lengkap yang ada pada bagian General atau Toolbox.

Gambar 1.4 Tampilan Interface Visual Basic

7. Tampilan di atas dapat disebut dengan lingkungan Integrated Development Environment (IDE). Pada lingkungan tersebut, Kita dapat melakukan berbagai aktivitas seperti proses editing, compiling, dan debugging.

2.3. Tampilan Awal Visual Basic 6.0
Tampilan jendela Visual Basic adalah sebagai berikut:

Gambar 1.5. tampilan jendela Visual Basic 6.0

2.4. Komponen – komponen Dari Lingkungan Kerja Visual Basic 6.0
1. Title Bar
Title bar merupakan batang jendela dari program Visual Basic 6.0 yang terletak pada bagian paling atas dari jendela program yang berfungsi untuk menampilkan judul atau nama jendela. Selain itu juga berfungsi untuk memindahkan posisi jendela dengan menggunakan drag and drop pada posisi title bar tersebut dan untuk mengatur ukuran jendela dari ukuran minimize ke ukuran restore ataupun sebaliknya dengan melakukan klik ganda pada posisi title bar tersebut.

2. Menu Bar

Gambar 1.6 Tampilan Menu Bar

Berisi perintah-perintah umum yang digunakan untuk mengoperasikan Visual Basic. Menu Bar menggunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project, dll. Menu Bar berisi semua perintah Visual Basic yang dapat dipilih untuk melakukan tugas tertentu. Isi dari menu ini sebagian besar hampir sama dengan program-program Windows pada umumnya.(Adi Kurniadi, 2005)

3. ToolBar

Gambar 1.7 Tampilan Toolbar

Toolbar merupakan sebuah batang yang berisi kumpulan tombol yang terletak dibagian bawah menu bar atau terdapat didalam menu bar (shortcut) yang dapat digunakan untuk menjalankan perintah memanipulasi project. Pada kondisi default program Visual Basic hanya menampilkan toolbars standar. Namun dapat pula di-set sesuai dengan keinginan kita sendiri.

4. Toolbox
berisi kumpulan objek yang digunakan untuk membuat user interface serta pengontrolan bagi program yang dibuat. Objek yang terdapat dalam toolbox ini adalah control. Bentuk Toolbox Visual Basic adalah sebagai berikut :

Adapun secara garis besar fungsi dari masing-masing kontrol tersebut adalah sebagai berikut.

a) Pointer
Pointer bukan merupakan suatu kontrol tapi icon ini digunakan ketika memilih kontrol yang sudah berada pada form.
b) Picturebox
Picturebox adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan image dengan format BMP, DIB, (Bitmap), ICO (Icon), CUR (Cursor), WMF (Metafile), CMF (Enhanced Metafile), GIF, JPEG.
c) Label
Label adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan teks yang tidak dapat diperbaiki.
d) Textbox
TextBox adalah kontrol yang mengandung string yang dapat dipakai oleh pemakai, dapat berupa satu baris tunggal atau banyak baris.
e) Frame
Frame adalah kontrol yang digunakan sebagai kontainer bagi kontrol lainnya.
f) CommandButton
CommandButton merupakan kontrol hampir ditemukan pada setiap form dan digunakan untuk membangkitkan event proses tertentu ketika pemakai melakukan klik padanya.
g) CheckBox
CheckBox digunakan untuk pilihan yang isinya bernilai yes atau no, true atau false.
h) OptionButton
OptionButton sering digunakan lebih dari satu sebagai pilihan terhadap beberapa option yang hanya dapat dipilih satu.
i) ListBox
ListBox mengandung sejumlah item dan pemakai dapat memilih lebih dari satu.
j) ComboBox
ComboBox merupakan kombinasi dari TextBox dan suatu ListBox di mana pemasukan data dapat dilakukan dengan pengetikan maupun pemilihan.
k) HScrollbar/VScrollbar
HScrollbar/VScrollbar digunakan untuk membentuk scrollbar berdiri sendiri.
l) Timer
Timer digunakan untuk proses background yang diaktifkan berdasarkan interval waktu tertentu. Ini merupakan kontrol non visual.
m) DriveListBox, DirListBox, dan FileListBox
DriveListBox, DirListBox, dan FileListBox sering digunakan untuk membentuk dialog box yang berkaitan dengan file.
n) Shape dan Line
Shape dan Line digunakan untuk menampilkan bentuk seperti garis, persegi, bulatan, oval.
o) Image
Image berfungsi menyerupai image box, tetapi tidak dapat digunakan sebagai kontainer bagi kontrol lainnya. Sesuatu yang perlu diketahui bahwa kontrol image menggunakan resource yang lebih kecil dibandingkan dengan Picture Box.
p) Data dan Adodc
Data dan Adodc digunakan untuk menampilkan database pada suatu form.
q) OLE
OLE dapat digunakan sebagai tempat bagi program eksternal seperti Microsoft Excel, Microsoft Word, dan lain-lain.

5. Project

Gambar 1.8 Tampilan Project Explorer

Digunakan untuk mengelola file yang menyusun sebuah objek yang berisi daftar form, modul class dan file resource yang digunakan sebuah proyek.

6. Properties window

Gambar 1.9 Tampilan Properties window

merupakan jendela yang digunakan untuk mengatur properties sebuah objek, dibagi dalam 2 bagian yaitu; Alphabetic dan Categorized.

7. Form Layout window
digunakan untuk mengatur tata letak form pada layar monitor.

Gambar 1.10 Tampilan Form layout window

8. Window immediate
digunakan untuk mencoba beberapa instruksi program dan pada saat menguji program bisa digunakan sebagai window debug.

Gambar 1.11 Tampilan immediate window

9. Form window
adalah lembar desain tampilan atau kanvas dari program yang dibuat. Form ini adalah tempat diletakannya kontrol-kontrol VB.

Gambar 1.12 Tampilan Form Window

10. Code Window
digunakan sebagai tempat untuk menuliskan atau menyunting program VB., terdiri dari 2 elemen, yaitu : Object Box dan Procedure List Box.

Gambar 1.13 Tampilan code Window

11. Event
Setiap komponen dapat beraksi melalui event, seperti event click pada command button yang tertulis dalam layar script Command1_Click, atau event Mouse Down pada picture yang tertulis dengan Picture1_MouseDown. Pengaturan event dalam setiap komponen yang akan menjalankan semua metode yang dibuat.

12. Metode
Bahwa jalannya program dapat diatur sesuai aplikasi dengan menggunakan metode pemrograman yang diatur sebagai aksi dari setiap komponen. Metode inilah tempat untuk mengekpresikan logika pemrograman dari pembuatan suatu prgram aplikasi

13. Module
Merupakan kumpulan form yang berisi deskripsi secara grafis mengenai tampilan serta kontrol yang digunakan dalam sebuah proyek. Termasuk di dalamnya pengaturan properti yang digunakan oleh masing-masing kontrol. Disampimg itu rutin yang ditulis untuk masing-masing obyek pada form juga tersimpan pada file ini. Untuk aplikasi yang terdiri dari banyak form, masing-masing form tersimpan dalam sebuah file berekstensi.FRM.

BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Ledakan pemakaian Visual Basic ditandai dengan kemampuan Visual Basic untuk dapat berinteraksi dengan aplikasi lain di dalam sistem operasi Windows dengan komponen ActiveX Control. Dengan komponen ini memungkinkan penguna untuk memanggil dan menggunakan semua model data yang ada di dalam sistem operasi windows. Hal ini juga ditunjang dengan teknik pemrograman di dalam Visual Basic yang mengadopsi dua macam jenis pemrograman yaitu Pemrograman Visual dan Object Oriented Programming (OOP).

3.2. Saran
Untuk kemajuan Teknologi maka diharapkan agar perkembangan Bahasa Pemrograman kedepan mampu mengubah pola fikir dan menjadikan masyarakat Indonesia menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Serta tumbuhnya kreatifitas hingga menghasilkan suatu karya yang berguna bagi manusia.

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/visual_basic

http://www.google.co.id/#hl=id&q=VB4_doc

About these ads

About 4tan

tinggi kurus and handsome View all posts by 4tan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: